Profile

belakang (2)FENDI AND PROJECT AT ’40 adalah sebuah band yang beranggotakan 4 orang, Fendi pada vocal dan gitar, Yuda pada lead gitar, Adit pada bass dan Yudi pada drum. Disepakati bahwa dalam mengkonsep lagu-lagu  tidak harus mengikuti atau dibentuk untuk mengikuti sebuah aliran musik  tertentu yang terpenting berusaha untuk jujur dalam berkesenian. Selebihnya terserah kepada pada pendengar untuk berkata bahwa kita sebuah band Rock atau sebutan lainnya.

Bandung pada era 1990 saat lagu-lagu mulai ditulis oleh Fendi lalu mulai direkam dalam bentuk kaset dan menghasilkan tiga buah mini album sampai di awal tahun 2000. Dalam perjalanannya mengalami bongkar pasang personil. Di tahun 2011 bertemulah dengan Yudda seorang pemain Cello dan Guitar, Aam seorang pemain Biola, Ariel seorang pemain bass dan juga Yuddi seorang penggebuk drum. Setelah pertemuan itu diputuskanlah untuk dibentuk sebuah band yang mewadahi ide-ide dari kita berlima dan akhirnya diputuskan untuk menggarap mini album.

Di tengah perjalanan menggarap album tersebut Aam akhirnya mengundurkan diri dikarenakan kesibukannya mengajar pada salah satu sekolah musik dan Ariel dikarenakan kesibukkannya di sekolah.

Show must go on, pengerjaan album terus berjalan hanya dengan 3 personil tersisa dan diputuskan untuk dibuat dalam mini album berisi 4 buah lagu. Lirik-lirik di album ini bercerita tentang Opini, Filosofi Hidup, Dampak Nuklir dan Sejarah Hitam Manusia dengan judul Word Game, 21st Century Project, Story of Yesterday dan Stand Up Behind the Light. Mulai dipasarkan di e-store pada awal 2013 dengan judul album “ …..sea of the strange reflection….. “ yang menjadi album resmi pertama dari Fendi and Project at ’40 dan dapat dibeli di itunes.apple.com, emusic.com, amazon.com, rhapsody.com, onerpm.com, qbuz.com dan beberapa e-store lainnya.

Pada awal tahun 2015 album resmi ke 2 sebagai band dengan nama Fendi and Project at ’40 mulai dikonsep. Membutuhkan seorang pemain bass lalu masuklah Adit sebagai seorang bassist. Agustus 2015 album ke 2 rampung dengan judul album “People and Earth” dimana lirik-lirik lagu dalam album tersebut banyak bercerita tentang kerusakan alam dan prilaku manusia yang demikian masif dalam pengrusakan alam baik disadari atau tanpa disadari. Tetap dalam bentuk mini album berisi 4 buah lagu yaitu ; Dry Your Tears, Trees Rivers and Animals, Victims of Human Ego dan Our Earth.

Kami tidak berfikir harus menjadi band seperti apa, kami hanya berusaha menyampaikan pemikiran dan opini dalam bentuk musik yang kami upayakan seasli mungkin bahwa semua adalah murni karya kami, beharap orang-orang dapat mengapresiasinya dengan baik dan semoga jejak-jejak kami berkesenian dapat sedikit memberi dampak yang positif untuk semua.

Salam Kami ……” We all brothers in humanity “